INILAH, Bandung – Senin (28/1/2013) hari ini, skuad Persib Bandung bertolak ke Tanah Papua untuk melakoni laga tandang pertama melawan Persiram Raja Ampat (31/1/2013). Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman pun mengaku telah mengantongi 11 pemain yang masuk starting eleven yang akan diturunkannnya nanti.
Namun eks asisten pelatih Pelita Jaya Karawang ini enggan membocorkan lebih detail soal kerangka tim inti Maung Bandung tersebut. "Nanti lah, itu semua sudah ada di benak saya," ujar Djanur di sela-sela latihan di Lapangan Pusdikpom Cimahi, Minggu (27/1/2013).
Pada Minggu (27/1/2013), Atep dan kawan-kawan melakukan latihan terakhir jelang bertolak ke Papua hari ini. Djanur pun memastikan timnya sudah menjalani persiapan maksimal, dengan banyaknya waktu yang dimiliki.
"Saya pikir semua materi sudah masuk, termasuk dua hari latihan siang hari yang kita lakukan. Semua tinggal mengulangi kembali materi yang telah diberikan," tegasnya.
Dia mengatakan, persiapan terakhir lebih ditekankan kepada konsentrasi bermain, mulai dari lini depan hingga lini pertahanan belakang. "Disamping konsen di pemain kita sendiri, kita juga antisipasi pemain Papua yang punya kecepatan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, lini belakang kita terus benahi," ucapnya.
Djanur sengaja melakukan sesi latihan di bawah terik matahari. Dia ingin, para pemain mulai terbiasa dengan cuaca panas karena faktor cuaca di Papua memang kerap jadi hambatan terbesar bagi tim-tim yang bertandang ke sana.
“Meskipun cuaca panas di sini tidak sepanas di sana, tetapi setidaknya para pemain sudah mendekati dengan panasnya nanti saat bermain di sana. Jadi tinggal adapatasi saja ketika bermain di sana,” ucapnya. [den]
Namun eks asisten pelatih Pelita Jaya Karawang ini enggan membocorkan lebih detail soal kerangka tim inti Maung Bandung tersebut. "Nanti lah, itu semua sudah ada di benak saya," ujar Djanur di sela-sela latihan di Lapangan Pusdikpom Cimahi, Minggu (27/1/2013).
Pada Minggu (27/1/2013), Atep dan kawan-kawan melakukan latihan terakhir jelang bertolak ke Papua hari ini. Djanur pun memastikan timnya sudah menjalani persiapan maksimal, dengan banyaknya waktu yang dimiliki.
"Saya pikir semua materi sudah masuk, termasuk dua hari latihan siang hari yang kita lakukan. Semua tinggal mengulangi kembali materi yang telah diberikan," tegasnya.
Dia mengatakan, persiapan terakhir lebih ditekankan kepada konsentrasi bermain, mulai dari lini depan hingga lini pertahanan belakang. "Disamping konsen di pemain kita sendiri, kita juga antisipasi pemain Papua yang punya kecepatan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, lini belakang kita terus benahi," ucapnya.
Djanur sengaja melakukan sesi latihan di bawah terik matahari. Dia ingin, para pemain mulai terbiasa dengan cuaca panas karena faktor cuaca di Papua memang kerap jadi hambatan terbesar bagi tim-tim yang bertandang ke sana.
“Meskipun cuaca panas di sini tidak sepanas di sana, tetapi setidaknya para pemain sudah mendekati dengan panasnya nanti saat bermain di sana. Jadi tinggal adapatasi saja ketika bermain di sana,” ucapnya. [den]

0 comments:
Post a Comment