Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, sangat menyayangkan tidak siapnya Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta dalam hal pengamanan. Kendati sebelumnya telah memberikan jaminan keamanan kepada tim Maung Bandung, namun pada kenyataannya tidak seperti yang diharapkan.
"Saya sudah tanya ke Panpel berapa kali, saya sudah mendapat SMS ancaman dari malam, tapi saya tidak buka ke pemain. Kita minta rantis, tapi kata pihak Panpel aman dan kenyataannya seperti ini," kata Umuh, Sabtu (22/6/2013).
"Tapi nyatanya, setelah kita keluar dari hotel, sekitar 300 meter sudah terlihat gerombolan dan ini sepertinya sudah disiapkan oleh mereka. Kita hanya dikawal oleh mobil PM satu dan dua motor voreijder. Mengapa pengamanan harus begitu. Harusnya bisa mendeteksi," tambahnya.
Kendati dalam situasi tidak menguntungkan, namun dia berusaha untuk menenangkan para penggawa Persib. "Saya coba tenangkan semua pemain saat kondisi itu. Akhirnya kita arahkan masuk ke tol. Untung ada salah satu Patroli di belakang lewat, begitu lewat mereka langsung dihalau. Yang ngerinya pas ada pembakaran, kalau api ke bawah mesin tidak tahu apa yang terjadi. Ini sudah direncanakan sepertinya," ujarnya.
Terkait kejadian tersebut, manajer berusia 65 tahun ini pun langsung membuat laporan kepada PT Liga dan masih menunggu balasan.
"Tapi nyatanya, setelah kita keluar dari hotel, sekitar 300 meter sudah terlihat gerombolan dan ini sepertinya sudah disiapkan oleh mereka. Kita hanya dikawal oleh mobil PM satu dan dua motor voreijder. Mengapa pengamanan harus begitu. Harusnya bisa mendeteksi," tambahnya.
Kendati dalam situasi tidak menguntungkan, namun dia berusaha untuk menenangkan para penggawa Persib. "Saya coba tenangkan semua pemain saat kondisi itu. Akhirnya kita arahkan masuk ke tol. Untung ada salah satu Patroli di belakang lewat, begitu lewat mereka langsung dihalau. Yang ngerinya pas ada pembakaran, kalau api ke bawah mesin tidak tahu apa yang terjadi. Ini sudah direncanakan sepertinya," ujarnya.
Terkait kejadian tersebut, manajer berusia 65 tahun ini pun langsung membuat laporan kepada PT Liga dan masih menunggu balasan.
0 comments:
Post a Comment