BAGI pemain sekelas Firman Utina yang telah merasakan hitam putihnya persepakbolaan nasional, fenomena kinerja wasit yang dinilai berat sebelah membuatnya hanya bisa berharap. Menurutnya, kondisi sepakbola Indonesia yang carut marut tidak ditambah dengan kinerja wasit yang berat sebelah, seperti yang terjadi saat Persib Bandung melawan Persiram Raja Ampat di Sorong, Kamis (31/1). Pada laga tersebut skor akhir 2-2.
"Saya tidak ingin memperbesar masalah ini. Namun, saya hanya ingin ke depan, wasit bisa memimpin pertandingan dengan lebih baik dan lebih adil lagi," kata Firman kepada Tribun, Jumat (1/2).
Firman ingin wasit bisa merasakan bagaimana indahnya sebuah pertandingan sepakbola yang menarik, tanpa dicederai oleh kepemimpinan wasit yang kurang maksimal.
"Coba bayangin aja, kami datang jauh-jauh, paling tidak berharap pertandingan yang menarik. Menang atau kalah itu biasa. Kalau kalah pun akan terhormat jika kepemimpinan wasitnya bekerja dengan baik," kata mantan pemain terbaik asia ini.
Sepakbola, dinilai Firman, merupakan olahraga yang menguras tenaga hingga sangat melelahkan ketika di lapangan. Jika saat pertandingan diiringi dengan kepemimpinan wasit yang tidak adil, menurutnya, akan semakin melelahkan. Terlebih lagi akan mempengaruhi mental pemain.
"Tiap akan dimulai pertandingan itu kan selalu ada bendera dan lagu tentang fair play dinyanyikan. Akan percuma jika ketika pelaksanaan, prinsip fair play itu tidak dilaksanakan. Selebihnya, kami ini tidak ingin dibela tapi kami hanya ingin pertandingan yang fair," kata Firman. (*)
"Saya tidak ingin memperbesar masalah ini. Namun, saya hanya ingin ke depan, wasit bisa memimpin pertandingan dengan lebih baik dan lebih adil lagi," kata Firman kepada Tribun, Jumat (1/2).
Firman ingin wasit bisa merasakan bagaimana indahnya sebuah pertandingan sepakbola yang menarik, tanpa dicederai oleh kepemimpinan wasit yang kurang maksimal.
"Coba bayangin aja, kami datang jauh-jauh, paling tidak berharap pertandingan yang menarik. Menang atau kalah itu biasa. Kalau kalah pun akan terhormat jika kepemimpinan wasitnya bekerja dengan baik," kata mantan pemain terbaik asia ini.
Sepakbola, dinilai Firman, merupakan olahraga yang menguras tenaga hingga sangat melelahkan ketika di lapangan. Jika saat pertandingan diiringi dengan kepemimpinan wasit yang tidak adil, menurutnya, akan semakin melelahkan. Terlebih lagi akan mempengaruhi mental pemain.
"Tiap akan dimulai pertandingan itu kan selalu ada bendera dan lagu tentang fair play dinyanyikan. Akan percuma jika ketika pelaksanaan, prinsip fair play itu tidak dilaksanakan. Selebihnya, kami ini tidak ingin dibela tapi kami hanya ingin pertandingan yang fair," kata Firman. (*)
0 comments:
Post a Comment